Saturday, March 3, 2012

Kecewa

           Apa yang kuinginkan kadang tidak seperti yang ada dalam pikiranku. Apa yang ku impikan kadang tidak seperti bagunan pencakar langit yang kokoh berdiri dan dapat menampung orang-orang yang berpijak di dalamnya. Apa yang kuharapkan kadang tak sesuai dengan apa yang terjadi di depan mataku.
Bak menabur emas hanya menuai perak.

           Aku hanya bisa menulis apa yang aku rasakan, amarah, kekecewaan, semua akan kutulis dengan jari-jari ku. Disaat ini lah aku seperti berada di sebuah padang pasir yang luas, sendiri tanpa seorang pun. "Kehilangan arah", meronta pun percuma.

          Dan disaat hatiku sudah tak lagi gundah, tak lagi  kesepian.  Aku akan membukanya kembali. Membuka dan membacanya kembali. Membaca dimana curahan kekecewaan dan amarahku yang telah ku tuangkan melalui jari-jariku.

          Kau tau apa reaksiku ketika aku membacanya kembali? Aku pasti tertawa, tertawa keras. Sekeras yang aku bisa. Menertawakan diriku. Diriku yang terlalu lugu untuk dikecewakan.. Lalu aku melihat tombol "delete". Ya, aku memencet tombol itu, segala sesuatu yang menyakitkan tidak harus aku ungkapkan pada sebuah cerita yang hanya dapat membuatku terlihat  lemahhh.. Biarkan itu hanya ada di dalam pikiranku, dan perlahan akan hilang.

         Tak pernah terpatri aku akan merasakan hal ini. Saat itu mimpiku sedang melesat tinggi. Tinggi sekali. Hingga akhirnya aku sadar, bahwa hanya angankulah yang bisa mengikuti mimpiku yang begitu tinggi. Tapi kaki ku, masih tetap berpijak pada tanah. Aku menunggu harapan datang padaku, tapi ternyata dia membelokkan arah dan tak datang padaku, menoleh pun tidak.

          Entah sampai kapan aku akan seperti ini, aku hanya ingin harapan datang padaku, berjalan beriring-iringan, tanpa ada kesalahan yang sama "lagi". Harapan yang begitu lembut menatapku. Bagai melati, bukan bunglon.
Aku bukanlah apa, aku hanya seorang gadis. Seorang gadis yang menunggu harapan akan datang padaku, menjemputku. Dan berharap tak ada lagi kekecewaan yang akan datang. Dan meninggalkan semuanya ketika kecewa dan marah tak lagi membalut hati.

1 comment:

  1. Waw, I cant believe I wrote this hahahahah
    Let me spoil you my old-self, in the future, you are become a happy woman. You respect yourself, you have boundaries, you know your value. There's so much hope and opportunities comes into your life effortlessly. You learn about yourself, you become a better version of yourself. You learn to focus only to yourself. Your dreams are becomes true.

    ReplyDelete